masalah (e)Failed to erase block pada MR3220

By | June 11, 2015

hai para pembaca, sudah lama sekali sejak postingan saya terakhir, untuk kali ini saya langsung membuat artikel setelah menyelesaikan masalah yang barusan saya alami. saya ingin mendokumentasikan penginstallan openwrt tetapi router saya MR3220 sudah terinstall Openwrt versi Trunk/Chaos Calmer, nah saya berniat ingin mengganti ke Barrier Breaker karena lebih direkomendasikan oleh OpenWRT sendiri setelah mengembalikan firmware ke Original Default Tp-Link MR 3220. setelah mencari sana-sini akhirnya saya tahu cara mengembalikan firmware default MR 3220 menggunakan WINCP dan PUTTY. singkat cerita semua sudah siap, langsung saja saya sikat, terdapat tulisan “(e)Failed to erase block” dan ekseskusi berhenti, disinilah masalah dimulai.

saya agak panik, namun tetap mencoba tenang, yang pertama kali saya lakukan adalah cari informasi tentang masalah itu, setelah berjam-jam saya mencari tertariklah kesimpulan bahwa saya harus debrick menggunakan kabel penghubung, ahh sial (pikirku), sedang asiknya mencari jalan keluar, tiba-tiba azan duhur, ah mungkin shalat dulu biar dapat jalan keluar. hahaha 😀

setelah selesai shalat saya coba lagi mencari informasi, dan dapatlah sebuah website yang satu ini

  1. http://sa-blog.azurewebsites.net/post/2014/06/18/tplink-wr841n-openwrt-going-back-to-stock-firmware
  2. https://kamumet.wordpress.com/2014/02/21/restore-openwrt-mr3020-ke-firmware-tp-link/

terima kasih kepada para pemilik dan penulis  website ini, karena artikel itulah saya menemukan solusi, bukan karena caranya tapi konsepnya, dan dari salah satu webiste tersebut mengatakan bahwa bila terjadi gagal flash sebelum reboot maka “Jangan Pernah matikan Perangkat” karena hal tersebut akan membuat device anda menjadi boot loop, untung saja saya membaca artikel tersebut, karena rencananya saya ingin mereboot manual router MR3220, nah cara pemecahan masalahnya adalah:

  1. pastikan power device yang anda pakai tidak mati.
  2. download atau gunakan Firmware selain yang telah dicoba tadi (versi yang lebih tinggi atau rendah).
  3. coba untuk menghapus file .bin firmware tadi dari /tmp.
  4. upload firmware yang baru ke dalam file /tmp.
  5. setelah itu install kembali seperti sebelumnya.
  6. gunakan perintah “mtd -r write /tmp/”firmwarekita”.bin firmware“.
  7. dan tunggu hingga reboot.
  8. bila masih muncul (e)Failed to erase block, gunakan firmware yang berbeda lagi.

hahah 😀 benar bila anda berpikir bahwa sebenarnya solusinya hanyalah menginstall OS yang baru, alhamdulillah ternyata router saya kembali benar ditambah sudah diupgrade menjadi barrier breaker, sekarang sudah ada User Interfacenya aseek, ini penampakannya:

dfasy

 

(penampakan Firmware Barrier Breaker )

 

Untitled (Penampakan Dashboard)

kenapa kok gak disensor?Males, itu perangkat buat oprek kok. 😀 sekian dulu  ya, bila ada kritik, saran, pertanyaan, atau yang lainnya monggo di tulis di komentar, terima kasih telah mampir, semoga bermanfaat. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.